*Rincian Amalan di Awal Dzulhijjah*

Berdasarkan sidang itsbat oleh Kemenag, 1 Dzulhijjah 1437H jatuh pada hari Sabtu, 3 September 2016 (besok);
Ini amalan-amalan yang bisa diamalkan oleh kaum muslimin yang tidak berhaji.

πŸ“Œ1 – 9 Dzulhijjah

-Puasa sunnah awal Dzulhijjah.
-Perbanyak takbir mutlak, tidak dibatasi waktu dan tempat. Boleh saat di pasar, di jalan, di kendaraan, di rumah, diperintahkan untuk terus bertakbir seperti layaknya takbiran hari raya.
-Perbanyak amalan shalih seperti sedekah.
-Larangan potong rambut dan kuku dari awal Dzulhijjah sampai hewan qurban disembelih (untuk kepala keluarga yg berkaitan / shohibul kurban)

πŸ“Œ9 Dzulhijjah

-Puasa Arafah.
-Perbanyak doa di hari Arafah karena sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.

πŸ“Œ9 Dzulhijjah Ba’da Shubuh Hingga Waktu Ashar pada Hari Tasyriq yang Terakhir (13 Dzulhijjah)


-Perbanyak takbir muqayyad, yaitu setelah shalat lima waktu maupun shalat sunnah. Baiknya tetap mendahululan dzikir setelah shalat kemudian perbanyak takbir.
* Wanita diperintahkan melirihkan suara, sedangkan laki-laki mengeraskan suara takbir.

πŸ“Œ10 Dzulhijjah

-Shalat Idul Adha
-Penyembelihan qurban
-Tidak boleh puasa

πŸ“ŒHari-Hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah)

-Penyembelihan qurban
-Tidak boleh puasa
-Perbanyak doa sapu jagad:
_Rabbana aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar_.

Sumber: https://rumaysho.com/11885-rincian-amalan-di-awal-dzulhijjah.html